Muqodimah

Al-Madaniyah secara harfiyah berarti peradaban yang diambil dari kata Madinah yaitu kota. Semangat dari nama madani ini dimaksudkan untuk membentuk masyarakat sipil berperadaban atau civil society. Pusat gerakan social ini adalah masyarakat dalam wujud culture itu sendiri bukan struktur seperti yang terdokumentasikan dalam falsafah yang terpatri menjadi ritus masyarakat dalam keseharian.

Sebaran komunitas ini berupa kreativitas seni, pencak silat, handycraf, pertanian, politik, pendidikan hingga agama dapat ditemukan di kampung kecil ini. Bagi pengurus yayasan, kondisi seperti ini tentu menjadi kewajiban dan dorongan untuk meluruskan dan mempertahankannya sehingga memberi kontribusi bagi keberlangsungan dan kemajuan masyarakat ke-depan.

Keberadaan Yayasan lebih difungsikan sebagai mitra sharing atau lebih sederhananya seumpama cawan, wadah, fasilitator dan ruang kreatifitas masyarakat dan rumah bersama. Kelahirannya didasari atas kesadaran akan keberpihakan kepada masyarakat mustadz’afin-proletar-pinggiran terpinggirkan oleh kebijakan pembangunan yang lebih bermuara di kota dan hanya berorientasi infrastruktur..

Gagasan dasar tersebut kemudian dijabarkan dalam kegiatan-kegiatan pengembangan kesadaran, wawasan, pengetahuan dan keterampilan dalam rangka pemenuhan kebutuhan praktis dan strategis dari komunitas pedesaan.

Yayasan Al-Madaniyah ini terletak di Kp. Cibuleud Desa Sundawenang Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya yang berkonsentrasi gerakan dibidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan sosial kemasyarakatan.

Sejarah Ringkas

Kelahiran Al-Madaniyah telah muncul sejak tahun 2001 dalam sebuah comunity education yang dipelopori kaum muda sekitar Salawu dalam rangka mencerdaskan masyarakat melalui PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat). Seiring perjalanan waktu dan perkembangan gagasan serta keinginan yang kuat, maka Al-Madaniyah dibadanhukumkan dengan akta notaries : Rahmahnia S.H, M.K.N Nomor : 01. tahun 2007 dan tercatat di Menkum HAM dengan S.K. Menkum dan HAM Nomor : C-4102.Ht.01.02. Tahun 2007.

Visi Misi Yayasan

Visi Yayasan Al-Madaniyah adalah MEMBER (Mencerdaskan dan Memberdayakan

Misi

  • Menjadi pusat pendidikan di Kecamatan Salawu
  • Menjadi model pendidikan berbasis lingkungan hidup
  • Mewujudkan pendidikan model pedesaan
  • Tersedianya ruang pelatihan ekonomi pedesaan
  • Terwujudnya masyarakat sejahtera dibidang ekonomi
  • terpeliharanya kearifan lokal yang dimiliki masyarakat sebagai hazanah dan insfirasi

Tujuan Umum

  1. Memfasilitasi pemberdayaan komunitas pedesaan yang mandiri, kreatif dan berkearifan.
  2. Penguatan Yayasan Al-Madaniyah sebagai institusi dan komunitas untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dalam mewujudkan visi-misi yayasan.
Tujuan Khusus
Tujuan khususnya adalah terwujudnya masyarakat pedesaan yang tercerahkan dan mampu melakukan perubahan dengan caranya sendiri melalui fasilitas dan potensi yang dimiliki dengan upaya :
  1. Mempengaruhi agar terbangunnya kesadaran akan pentingnya education for all.
  2. Mempasilitasi dan bersama-sama membangun konstruksi pendidikan pedesaan sebagai pendidikan alternative.
  3. Mempengaruhi dalam peningkatan posisi tawar petani dalam upaya mensejahterakan.
  4. Mempasilitasi terciptanya perekonomian pedesaan kolektif dalam koperasi.
  5. Menumbuhkan dan meningkatkan kesadran petani tentang pentingnya kemandirian dan budaya local.
  6. Memberikan pencerahan religiositas dalam wujud kepesantrenan.
Strategi Dasar
  1. Mengangkat suara arus bawah untuk mengimbangi dominasi opini umum dari atas dan sistem yang hegemoni.
  2. Memfasilitasi terciptanya ruang kreasi dan akselerasi serta demokratisasi otonomi desa.
  3. Menjalin kebersamaan dan solidaritas dalam keanekaragaman culture.
  4. Menjalin kerjasama dengan pihak luar yang memiliki visi dan orientasi yang sama atau tak bertentangan.
  5. Mengembangkan pendidikan musyawarah sebagai suatu model pendidikan pedesaan
  6. Mereformasi sumber ekonomi produktif
Metodologi
  1. Mengadakan lembaga pendidikan formal alternatif pedesaan yang dibangun secara bersama-sama dalam kebersamaan
  2. Mengadakan forum umum sebagai media dan mediasi interaksi.
  3. Mengadakan forum musyawarah untuk menghasilkan kesepakatan dan mengembangkan pola pikir transformative
Struktur Organisasi Yayasan
  1. Pembina: Kamal al-Martawie S.H.I
  2. Penasehat:  Abdul Chobir,    DR. H. Moh. Zen., M.Pd,    Drs. H. Suryana M.S.I
  3. Badan Pengurus Harian
                      Ketua             :  Ujang Ruhimat S.Ag
                      Sekretaris     :  Taufiq Sofyan
                      Bendahara   :  Ita Rosita S.Pd
       4.  Bidang pendidikan : Ruslan Suparlan S.T (Coordinator)
  • Pendidikan Menengah (Ruslan Suparlan ex-Officio)
  • Taman Kanak-kanak (Wiwin)
  • Madrasah Diniyyah Awaliyyah (Ayat Azkiya P)
  • Pesantren (Taufik Rahman)
  • Pelatihan dan super Visi (Jaja Sutisna S.Pd)
        5. Bidang Pemberdayaan Ekonomi: Taufiq Sofyan (Coordinator)
  • Koperasi
  • Pertanian dan agronomi
  • Tata Boga dan pemberdayaan perempuan
        6. Bidang Social Keagamaan: Taufiqullah S.Ag (Coordinator)
        7. Bidang Humas: Abdul Mutholib (Coordinator)
        8. Bidang Science dan Pengembangan Jaringan: Rusdi Hermawan (Coordinator)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s